Posted by : Bimantara Jumat, 07 Juni 2013


Selesaikan Masalah Lupamu dengan Teknologi yang Kami Tawarkan Ini!


 Putu Gede Bimantara Sewana Parta (113121325), Fitriza Marsha Safira (113120295), Taufik Maulana (113120305), Muhammad Ikhsan Fahrurrizal (113121315),
v  Latar Belakang Masalah
Pelupa. Itulah satu kata dasar yang melatarbelakangi semua ide yang tersurat dari tulisan ini. Karena kami pelupa, mereka pelupa, dan mungkinanda juga seorang yang pelupa. Melihat Ibu kita yang kerap kalilupa mematikan kompor, atau melihat kakak yang sering lupa menaruh dimana kacamatanya, merupakan hal yang tak jarangterlihat dalam kehidupan sehari-hari. Karena sebenarnya,  pelupa merupakan salah satu sifat dasar manusia. Bahkan, apakah anda tahu? Kata dasar manusia itu sendiri, dalam bahasa Arab disebut  Al Insan, ternyata bermakna harafiah “yang kerap lupa”[1]. Disini kami tidak mencoba untuk mendoktrin anda untuk berpikir bahwa menjadi seorang yang pelupa, adalah hal yang tidak apa-apa, merupakan hal yang  lumrah atau malah berpikiran untuk tidak perlu dipermasalahkan. Bukan maksud kamiseperti itu. Disini kami hanyamencoba mengangkat permasalahan yang tumbuh di masyarakat, dan sudah mengakar di dalamnya.
Permasalahan ini sebenarnya tidak terjadi menyeluruh di setiap individual masyarakat, tetapi setelah kami amati lebih dalam, mayoritas masyarakat memang  mengalaminya. Tentu saja hal ini mengurangi produktivitas suatu individu untuk melakukan pekerjaanya dengan maksimal. Bayangkan berapa banyak waktu yang terbuang hanya dengan mencari kunci yang hilang? Atau KTP yang terselip di tumpukan kertas-kertas yang berserakan? Semua  penyitaan waktu yang tidak semestinya dilakukan ini tidak saja membuat suatu individu menjadi tidak produktif, tetapi juga memicu suatu individu untuk tidak tepat waktu, dan dapat menurunkan tingkat kepercayaan seorang individu terhadap individu lain.
Seberapa sering diantara kita yang mendengar alasan sesorang terlambat karena lama mencari suatu barang? Atau terlambat dikarenakan harus kembali lagi ke rumah mengambil suatu barang yang tertinggal? Sudah saatnya manusia tidak dipermasalahkan dengan hal-hal demikian. Sudah waktunya manusia fokus memikirkan apa yang sebenarnya berguna dilakukan dalam hidupnya, tanpa membuang-buang waktunya dengan percuma. Demi untuk menjadikandunia dan masa depan yang lebih baik. Beberapa alasan inilah yang membuat kami mencetuskan solusi untuk permasalahan kecil namun berdampak besar ini, in a technological way, not biological way, because we are (future) engineers! J
Meskipun kita dasarnya adalah manusia yang wajar apabila lupa, sebenarnya banyak faktor yang memicu atau memperparah daya ingat kita. Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:
- Depresi, stres, terlalu banyak pikiran dan overload informasi dapat menjadikan suatu individu cepat pelupa. Ketika stres, otak bekerja terlalu keras sehingga dapat memperlambat proses encoding, mengingat dan menyimpan informasi dalam otak.
- Kekurangan tidur, seperti apa yang kerap kali dilakukan oleh para pekerja-pekerja lembur, juga siswa, dan tentunya mahasiswa (teknik) karena banyak kewajiban yang harus diselesaikannya (tugas). Hal yang sepertinya sudah menjadi kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan sel-sel otak apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentu akan mempercepat anda menjadi seorang pelupa.
- Kurang mengasah otak. Berpikir merupakan cara yang tepat untuk melatih otak kita, sehingga apabila otak kita jarang dipakai untuk berpikir atau stimulai, akan menyebabkan kita mudah melupakan hal-hal yang ada di dalam memori kita
- Percaya atau tidak, tapi merokok pun merupakan salah satu pemicu penyusutan otak-secara cepat, dan juga dapat menyebabkan penyakit alzheimer
- Berkomunikasi dengan orang lain dapat memicu efisiensi otak kita. Sehingga, jika kita jarang berkomunikasi, akan menyebabkan kemampuan intelektual otak kita menjadi menurun, karena kurang terlatih.
Penyebab-penyebab yang menjadikan kita menjadi pelupa diatas sebenarnya merupakan hal-hal yang sederhana yang sering dilakukan secara tak sengaja dalam hidup kita. Maka dari itu, dibutuhkan solusi-solusi yang tepat untuk ikut membantu mengurangi dampak negatif dari permasalahan dengan daya ingat ini.

v  Pembahasan Masalah
Dilihat dari kondisi masyarakat yang sudah dijelaskan bahwa masyarakat banyak menghabiskan waktu dalam mencari benda yang mereka lupa dimana mereka letakan. Oleh karena itu, kami ingin menciptakan teknologi ini. Teknologi ini berupa aplikasi yang dapat di instal pada smartphone, dan berupa sebuah chip yang dapat ditempel  atau bisa diselipkan pada benda-benda penting anda. Cara kerja dari teknologi ini dapat di misalkan seperti chip yang berbentuk seperti koin dan punya banyak warna, mungkin banyak yang heran itu sebenarnya apa, itu adalah suatu alat yang digunakan untuk melacak.
Teknologi ini dapat menemukan benda apapun hanya dengan menempelkan pemancar kecil pada benda yang ingin ditandai, setelah itu aplikasi akan mencari sinyal yg telah dipancarkan oleh alat pemancar sinyal dengan menggunakan sinyal bluetooth dari smartphone,laptop, tablet dan gadget lainnya yang berbasis android, benda yang sudah ditempel atau dipasang oleh alat pemancar sinyal akan segera diketahui oleh aplikasinya. Alat ini menggunakan teknologi bluetooth, sebuah pemancar sinyal dan menggunakan program untuk membuat applikasinya.
Pemancar sinyal ini harus dapat ditangkap dengan jelas oleh sinyal bluetooth, agar applikasinya bekerja dengan baik. Bentuk dan rupa pemancar itu sebesar kancing baju yang dapat dipasang ataupun ditempel pada bebagai macam bentuk benda. Pemancar sinyalnya memiliki tombol on dan off,  supaya tidak boros. Setiap pemancar sinyal telah memiliki indentitas tersendiri didalam aplikasi tersebut agar mudah digunakan.
Aplikasinya ditujukan untuk berbagai macam tipe gadget, seperti android dan laptop. Untuk android, program untuk membuatnya adalah menggunakan Java atau Basic4android, Untuk laptop digunakan program Java. Fitur yang ada didalam applikasi tersebut adalah
·         Radar, yang berfungsi untuk mengetahui lokasi benda yang telah terpasang alat pemancar sinyal. Batas jari-jari proyeksi radar itu tiga meter.
·         Setiap benda yang telah terpasang pemancar sinyal dapat diberi nama.
·         Search, yang berfungsi untuk mencari benda.
·         Jarak benda terhadap applikasi bisa diubah. Jika benda berada diluar batas maka akan ada alarm peringatan.
·         Kecepatan refresh radar bisa diatur.
Ketika applikasi ini digunakan, maka pengguna perlu mengaktifkan bluetooth. Benda yang sudah dipasang dengan alat pemancar sinyal akan diproyeksikan seperti sebuah titik kuning dengan memiliki sebuah title dari nama benda. Benda yang didari dalam Search, akan ada panah yang akan membimbing pengguna untuk menemukannya dengan titik biru. Benda yang berada diluar batas akan diproyeksikan kedalam titik merah. Alat pemancar sinyal harus aktif agar aplikasi dapat bekerja, dengan sinyal bluetooth, aplikasi akan mencari pemancar mana saja yang sudah aktif. Selanjutnya pemancar sinyal yang merespon akan hitung jumlahnya lalu di identifikasikan melalui data yang telah tersimpan. Setelah di identifikasi aplikasi akan menampilkan lokasi dan nama alat pemancar tersebut lalu radar akan bekerja sesuai dengan waktu refresh yang telah ditentukan dan aplikasi dapat digunakan. Setelah digunakan aplikasi dan alat pemancar sinyal dapat dimatikan, alat pemancar bisa dinonaktifkan ataupun tetap dinyalakan.

Agar proses pencarian lebih mudah dan lebih cepat maka setiap keping juga dapat memancarkan cahaya lampu serta membunyikan suara bel yang bisa diaktifkan dari aplikasinya. Dengan alat ini semua yang kamu lakukan akan lebih mudah dan lebih efisien waktu, sehigga waktu kita tidak akan terbuang sia-sia hanya untuk mencari barang yang kita tidak ketahui tempatnya dimana. Sehingga ketika anda lupa atau merasa kehilangan benda yang sebelumnya telah dipasang chip tersebut, dengan menggunakan aplikasi yang telah di install pada gadgetnya orang tersebut dapat segera langsung menemukan benda yang dicarinya. Berikut merupakan sketsa proses pencarian dengan menggunakan teknologi ini :











Teknologi ini sangat bermanfaat apalagi saat anda sedang terburu-buru, misalakan contoh kasus seperti ini, anda adalah seorang CEO sebuah perusahaan yang lupa menaruh dokumen yang sangat penting bagi perusahaan, namun di dokumen-dokumen tersebut sudah disisipkan chip pemancar sehingga anda dapat dengan cepat mengetahui dimana menaruh dokumen penting tersebut dengan menggunakan aplikasi yang telah anda install pada gadget anda sendiri, dan alat ini sangat lebih membantu bagi masyarakat yang sudah lanjut usia dikarenakan masyarakat yang sudah lanjut usia mepunyai daya ingat yang sangat kurang, jadi dengan adanya alat ini sangat membantu juga bagi masyarakat yang sudah lanjut usia.
Namun, kami menemukan kemungkinan negatif dari solusi usulan yang diajukan yaitu kemungkinan teknologi yang kami usulkan itu mempunyai kendala seperti bahan yang akan digunakan untuk membuat teknologi masih sangat terbatas seperti chip yang berukuran sebesar kancing baju  dan dapat ditempel atau diselipkan pada benda yang sangat penting bagi anda, dan kemunginan ada seseorang atau kelompok yang mempunyai ide serupa yang tanpa kami ketahui mereka sudah membuatnya.


v  Kesimpulan
Dengan adanya teknologi ini diharapkan dapat sangat membantu masyarakat yang sering lupa dan kesulitan dalam mencari benda, dengan adanya alat ini dapat mempercepat pencarian agar dapat langsung menemukan benda yang dicari. Dari data yang didapat masyarakat Indonesia sering merasa kehilangan benda atau sering lupa dimana ia menaruh benda tersebut dan kebanyakan dari golongan yang sudah lanjut usia . Oleh karena itu, dengan adanya alat ini, sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan atau menemukan benda dengan cepat juga lebih efisien.

v  Referensi

[1] http://www.pkpu.or.id/news/ustad-budi-darmawan-manusia-sang-pelupa Ustad Budi Darmawan: Manusia, Sang Pelupa

11 Februari 2013 06:52

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Bandung, GIANYAR/Bali, Indonesia
My name is Putu gedebimantara, I'm from bali, and now i'm stay at bandung city

Blogger templates

- Copyright © CURICULUM VITAE -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -